Followers

Sunday, 17 March 2013

Sketsa harian

Semalam....
Ditepian pantai,di sebuah kedai...
Kelihatan seorang pemuda dikelilingi oleh teman-teman lelaki dan wanita...ketawa,berbual riang sambil  menghirup udara segar dan juga menghisap asap dari sebuah balang panjang yang dilitupi api bara bagai labu 1000 satu malam,it's Shisha! Gosh! Betapa malang kelihatannya bila lelaki berwajah keMelayuan itu cuba berubah adab dan rasa,cuba mengadaptasi tradisi bangsa luar,alangkah dengkilnya tahap pemikiran bila identiti bangsa cuba diperjamakkan secara negatif.
Wahai pemuda...
        Siapalah kamu? Apa tujuanmu? Kemana bazir masa dan wangmu?Diperbuat apa tenaga mudamu?Jika persoalan ini ditanya di alam kubur nanti , apakah kamu bisa menjawab dengan yakin bahawa tindakanmu benar?
Wahai anak bangsa...
         Sedarilah....kain putih jika berkali-kali menjalani proses pemutihan maka tercalit juga bayangan hitamnya. Manusia yang terus berani menambah dan mencari dosa walau setitik cuma, akan terus diburu noda. Usahlah membebankan ruang pahalamu dengan segumpal bola hitam yg semakin menggunung..hindari semuanya dengan senafas dan lima minit solat lima waktu sehari.
                       Tiba-tiba.... telefon berdering....pemuda tadi menjawab endah tak endah..'Ya....nak apa?Abang ada hal le ni...apa halnya? Satgi tak boleh phone....'
Senyap seketika....pemuda tadi mulai khusyuk mendengar dan menggenggam erat phonenya.Dia bangun longlai, mata berair.Teman lain kebingungan melihat dia bingung,kenapa?
'Ibu.....ayahku....kemalangan...mati!'  Sendunya semakin pantas dan kuat..airmatanya semakin deras.......
Semua terkedu cemas!
-adz


Monday, 4 March 2013

Tugas Harian

Hari-hari seperti biasa..... kerjarumah  dan tugasan seiring sejalan memenuhi ruang kehidupanku.
  Sesekali aku menjengah kertas-kertas di meja, acapkali aku menaip di blog hamparanku dan ada ketikanya aku bersahaja meluahkan rasa di puisi tintaku.
Apa yang ingin aku lakukan  ...ingin berkongsi pengalaman dan ilmu serta meluahkan sesuatu untuk perkongsian bersama agar hidup turut bermakna.Yang penting, segalanya bukan saja-saja tetapi langkah yang amat bermakna kerana kerja dan tugasanku ini adalah sesuatu yang pasti dan sebenarnya....aku suka!

Sunday, 27 January 2013

MAWAR PKWPP

                                                                                      
Tazkirah

Salam  Maulidul Rasul.
_______________________________________   2013/1434
MAYa Allah, semoga Engkau mencurahkan rahmat yang sempurna, dan salam yang sempurna atas nabi Muhammad saw, yang menjadi sebab terlepasnya kerumitan dan hilangnya kesusahan, terpenuhinya segala hajat dan tercapainya segala yang disukai, dan husnul khotimah dan turunnya hujan dari awan, berkat keagungan dan kemuliaan nabi Muhammad saw, dan kepada keluarganya, sahabat-sahabatnya pada tiap-tiap mata melirik, dan tiap-tiap jiwa bernafas, dengan jumlah yang Engkau ketahui.
Penjelasan:
Shalawat ini lebih dikenal dengan sebutan “shalawat Tafrijiyah”. Tentang shalawat ini, Imam Al-Qurthubi me-nuturkan bahwa, barangangsiapa yang membacanya secara rutin setiap hari sebanyak 41 kali atau 100 kali atau lebih, Allah akan melenyapkan kecemasan dan kesusahan-nya, menghilangkan kesulitan dan penyakitnya, memudah-kan urusannya, menerangi hatinya, meninggikan kedudukannya, memperbaiki keadaannya, meluaskan rezeki-nya, dan membukakan baginya segala pintu kebaikan, dan lain-lain.

Kenali Nabi kesayangan kita…Cintailah Baginda.  
Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam   وسلم‎ نبي محمد صلى الله عليه
  •      Seorang manusia istimewa,
  • Luar biasa yang tiada taranya
  • Dia adalah manusia yang paling mulia di sisi Allah Taala
  •  Bangsa Quraisy dari Bani Hasyim
  • Nasabnya hingga ke Nabi Ibrahim, anak Abdullah, ibunya Aminah
  • Dia adalah anak yatim piatu..
  • Seorang anak yang tidak pernah dapat bermanja dengan ibu bapanya seperti orang lain
  • Dia lahir dari keluarga yang miskin dan dipelihara pula oleh keluarga yang miskin 
  • Dia adalah makhluk yang awal dari ruh diwujudkan,
  • sebagai Jasad akhir keturunan para Nabi
  • Dia adalah satu-satunya Nabi yang diisra’kan dan dimi’rajkan
  • Mukanya laksana bulan purnama karena cahayanya yang terang
  • Dia hamba Allah yang paling bertaqwa dan paling takut dengan Tuhan
  • Karena itulah dia dipanggil Habibullah oleh Allah
  • Ketua seluruh para Rasul dan para Nabi
  • Penghulu seluruh orang yang bertaqwa
  • Imam seluruh manusia
  • Syariatnya untuk seluruh jin dan manusia dan penutup seluruh syariat
  • Orang yang memberi syafa’atul kubra di Akhirat dan orang yang pertama masuk Syurga
  •  Al Quran kitab yang diturunkan kepadanya paling lengkap
  • Merupakan mukjizatnya yang kekal dan paling agung
  • Tiada siapa pun yang dapat menirunya
  •  Dia memiliki ilmu dunia dan Akhirat
  • Sekalipun dia tidak menulis dan membaca
  • ·                     Nabi kita mempunyai akhlak yang paling mulia dan tiada taranya
  • ·                     Bahkan lebih mulia dari para malaikat
    ·                     Terutama kasih sayangnya kepada manusia begitu terasa
    ·                     Tawadhu’nya ( rendah diri ) adalah pakaian pribadinya
    ·                     Karena itulah dia sanggup duduk, makan, minum, tidur, baring dengan
    ·                     fakir miskin, menziarahi orang sakit, mengiringi jenazah
    ·                     Tiada seorang pun yang melihat mukanya melainkan jatuh cinta kepadanya
    ·                     Bahkan seperti orang mabuk tidak dapat melupakannya
    ·                     Sangat kasih dan simpati dengan fakir miskin, anak-anak yatim dan
    ·                     janda-janda
    ·                     Pemurahnya laksana angin kencang yang sangat laju
    ·                     Adakalanya laksana ibu dan ayah
    ·                     Adakalanya seperti kawan yang membela dan setia
    ·                     Adakalanya terasakan bagai guru
    ·                     Adakalanya sebagai pemimpin
  • Adakalanya bagaikan Panglima
  • Setiap orang yang meminta tidak pernah dikecewakan, sekalipun
  • terpaksa berhutang dengan manusia
  • Ibadahnya banyak….
  • Sembahyangnya hingga bengkak-bengkak kakinya karena terlalu lama berdiri di hadapan Tuhannya.
  • Tidak pernah mendoakan musuh-musuhnya dengan kejahatan
  • Sangat suka meminta maaf dan memberi maaf kepada siapa saja
  • Dia membalas kejahatan orang dengan kebaikan
  • Satu perbuatan yang luar biasa
  • Tidak pernah menghina, mencaci dan merendah-rendahkan orang lain
  • Sangat pemalu dan merendah diri
  • Sangat menerima alasan  seseorang
  • Sangat tahan menerima ujian dalam berbagai bentuk dan keadaan
  • Karena itulah dia dapat menjadi ketua Ulul Azmi para Rasul alaihimussolatuwassalam
  •  Dia suka kepada seseorang karena Allah dan murka juga karena Allah
  • Hatinya selalu terjaga, matanya saja yang tidur tapi hatinya tidak tidur
  • Karena itulah dia tidur tidak membatalkan wudhunya
  • Di dalam hidupnya 74 kali terjadi peperangan, 27 kali dia ikut serta
  • tetapi tidak pernah membunuh musuh-musuhnya walaupun seorang
  •  Karena menegakkan kebenaran, pernah dilemparkan dengan
  • najis,dilempar dengan batu hingga berdarah, diboikot selama
  • tiga tahun, dikepung, hendak dibunuh, berhijrah meninggalkan tanah
  • air dan mendapat berbagai kesusahan dan penderitaan
  •  Doa yang hendak dikabulkan, awal dan akhir ditutup dengan sholawat kepadanya
  • Doanya sangat terkabul, bahkan siapa yang berdoa bertawasul dengannya
  • lebih diterima doanya
  • Siapa yang banyak berselawat dengannya diberi syafaat di Akhirat
  • Siapa yang selalu menyebut namanya diturunkan rahmat dan berkat 
  • Mukjizat-mukjizatnya yang banyak menunjukkan kebenarannya
  • Tertulis khatamun nubuwwah di belikatnya
  • Peluhnya bak mutiara, wanginya lebih wangi daripada kasturi
  • Orang tidak dapat menentang matanya karena kehebatan yang terpancar
  • di wajahnya, musuh-musuhnya pasti menundukkan pandangannya bila
  • menatapnya
  • Sangat menghormati dan memuliakan tetamunya
  • Terlalu menjaga hak-hak sekalipun kepada orang kafir
  • Terlalu mengutamakan orang lain daripada dirinya sendiri
  • Tidak pernah melaknat sekalipun binatang…                                  
Ikutilah   cara Baginda… amalkan Sunnah Nabi s.a.w.

Sunday, 18 November 2012

Satu kesedaran

                    Aku sedang asyik dengan kerja aku seperti biasa, menaip kertas kerja,mengemaskini dokument,menyiapkan modul IT dan BI serta mengedit semula beberapa file yg lain. Tiba-tiba perasaan menjadi sayu bagai terpanggil untuk mengingati seseorang..... seorang sahabat sepermainanku semasa kecil,seorang teman yg istimewa,bermain bersama,berkelah sesama keluarga,menziarahi sesama keluarga,seorang yg pernah meluahkan rasa sayangnya padaku namun aku sepi....menafikan kasih sayangku yang jahil utk aku kenali sehingga kini. Dia amat rapat dengan keluargaku dan begitu juga aku sangat rapat dengan keluarganya.
   (sekadar gambar  contoh dari internet.)
 Oleh kerana berjiran maka setiap kenduri kendara di kedua belah pihak, kami akan bersama meraikannya,ketawa dan bergurau bersama saudara -mara sambil dia melakunkan  beberapa tanda untuk aku kenali kasih sayangnya. Umurku yang masih dalam belasan tahun amat naif dan amat benci dengan sikap terhegeh-hegeh lelaki yang memikat perempuan makanya aku cuma mampu mengejek dan menterjemahkan sifat kenaifanku itu.,






         Masa berlalu,kami meningkat dewasa. Dia mula bekerja di kota. Aku meneruskan kehidupanku sebagai pelajar dan tidak menghiraukan beberapa kemahuannya untuk bertemu,untuk membalas suratnya,untuk mengirim sedikit buahtangan sebagai bekalan ketika balik ke kota dan banyak lagi permintaan seorang lelaki kepada kekasihnya. Semuanya tidak aku penuhi. Aku masih tidak mengerti dan enggan memikirkannya.Akhirnya kami terpisah jauh dek masa,haluan masing-masing dan segala.Sehingga aku mempunyai teman lain...dia mempertikai keikhlasanku utk berteman. Padanya, aku miliknya yang satu.Aku harus setia.Bila itu tidak aku persetujui...dia meninggalkan aku dalam api kemarahan sehingga bertahun-tahun tidak pernah utk datang kerumahku...dia menjauhkan diri ke perantauan...dia mencari teman utk dikahwini dalam tempoh 3 bulan yang singkat. Dia menzahirkan sesalan dengan membuangku jauh dari kehidupannya.Namun setiap kali di hari raya,aku akan melihat kelibatnya bersendirian mengunjungi rumah bondanya....  aku wonder..... kenapa? Mana keluarganya.... namun tiada jawapannya. Cuma yang aku tahu...tidak ada teguran atau pandangan lagi darinya ketika bersua di hari mulia.Apakah dia betul-betul merajuk?!
                     Aku semakin meningkat dewasa dan  menjadi seorang wanita yang amat sibuk namun bila suatu hari aku  kembali serta mendiami semula rumah ayahbonda....dia mula mendekati dan menghulur simpati. Aku bersangka baik tindakannya hanya sekadar brotherly....sayang seorang abang kepada adiknya kerana itu yang aku tahu....perasaanku pun begitu.
         Sejak  itu aku sedari dia  sering balik kampung, kerumah ayahbondanya yg berdekatan dengan rumah keluargaku. Mula bergaul kembali dengan ahli keluargaku.Dia meluahkan perasaannya kepada adikku menyatakan aku  dahulunya  amat disayanginya dan tidak mahu aku bersedih dan sengsara.....dan aku.....aku menghormatinya sebagai seorang suami kepada seorang wanita....dan masih.....aku masih tidak mahu mengerti walau melalui pandangan sepi yang dilemparkannya....walau melalui senyuman yang diukirnya....mesra!
               Ya.kini dia telah pergi menyahut seruan Illahi...pergi tak akan kembali lagi. Dengan hanya satu panggilan talifon dari adikku di pagi itu....Satu berita menyatakan dia telah tiada.... telah pergi....setelah  dua minggu bertarung dengan maut  cuba menepis  penyakit kanser darah yang dialaminya tanpa pengetahuanku.... Sedih aku kerana tidak diberitahu...Sedih aku kerana tidak dapat menziarahinya....tidak  memberikan salam terakhir .....Sedih aku kerana tidak berkesempatan melihatnya dan memohon  kemaafan jika diam aku selama ini melukakan hatinya.
                Aneh! Bila aku pulang ke sana bersama famili,sesekali terselit kesunyian dan sepi bagai kehilangan sesuatu. Kini aku mengerti betapa besar peranan teman sepermainanku itu di dalam kehidupanku yang silam....Bagai menjalani satu hukuman, adakalanya aku pula teringat kisah itu...begini agaknya dia mengingatiku  selama ini.....Mengingati saat-saat manis kami..... kini aku pula mengingati masa-masa lalu  bersamanya ketika berjiran, ketika aku memerlukan teman  bicara,ketika aku memerlukan pasangan bermain , ketika aku ditemaninya,juga ketika waktunya aku bersedih...dia tetap ada...tidak putus  menghubungiku bertanya khabar. Kini aku mengerti persahabatan kami amat membawa erti, kejauhan yg cuba aku ciptakan sebenarnya menghalang aku  untuk lebih mengenalinya. Dia masih mengingatiku....cuba mendekatiku dan  di akhir hayatnya cuba menggapaiku.... cuma aku masih tidak juga mengerti.....satu  message terakhir   darinya  dalam inboxku masih kubaca bertajuk  'Merisik Khabar',dia menasihati aku supaya sering menjenguk ibu di kampung sekaligus bertanyakan khabarku....maafkan aku...kerana masih tidak mengerti sehingga kini....Setelah menjelajahi ingatan lama,bernostalgia...baru aku tersedar betapa dalamnya sayangmu terhadapku, sekali lagi maafkan aku... al-Fatihah utkmu...moga damai di sana....
  • Mohd Xxxxxx
    'merisik khabar'
    Assalam, tiada warkah lagi ke?
    • April 30, 2011
    • Mohd Xxxxxx
      tak balik kg
      • April 30, 2011
      • Mohd Xxxxxx

        ok le tu. kalau dah sibuk. tahniah diatas kejayaan anak aul tu. tentu aul bertambah kurus sebab sibuk ye. makan pun tak lalu.
        • July 28, 2012
        • Mohd Xxxxxx

          Assalam, lama tak dengar berita, sibuk ye
          • July 30, 2012

          Telah pergi pada 10/10/2012 at 10.00 am- Al-Fatihah.

          Thursday, 9 February 2012

          Maulid Nabi

          Esok anak-anak di sekolah rendah sibuk merayakan sambutan Maulidul Rasul. Apa lagi, anak-anakku pun turut sama memilih pakaian utk dipakai keesukan hari. Seperti biasa juga aku terpanggil utk mengingati zaman persekolahanku dulu. Memang seronok kalau nk sambut Maulud Nabi. Para pelajar sekolah akan brkumpul di padang besar bersama ribuan lagi pelajar-pelajar dari sekolah yg brdekatan. Setelah puas berarak dan berjalan mengelilingi bandar dan kawasan,para pelajar pun rehat di masjid sambil mengikuti program seterusnya...



          Hem adat remaja kn..masing -masing cari masa utk mengintai abang-abang dan kakak-kakak senior usha pasangan masing-masing.Gelak ketawa dan sembang kosong amat meriuhkan suasana sambil menunggu ucapan dan sebagainya, Lastly pasti dapat nasi bungkus...best!


          Selawat dan salam kepada junjungan kita Muhammad S.A.W...

          Tuesday, 7 February 2012

          Salam kenangan

          Kenangan memang indah kn dan adakalanya membuai perasaan.Maklumlah, semakin dewasa
          kita dimatangkan dgn pengalaman dlm kehidupan ye tak.
          So, nk kongsi tapi tak terungkap dengan kata-kata namun cuma bisa merangkapkannya dalam
          bait puitis yg bersahaja....

          Aku tenggelam dalam kitaran masa silam
          ombak kenangan beralun satu demi satu
          kain-kain cebisan kisah menyulam bunga kerinduan
          aku terpana dibuai ingatan
          aku terlena dalam kesesakan rindu
          aku pasrah dengan jutaan kisah
          membuai laju melakarkan nostalgia
          namun terselit juga antagonis segala
          tersentak aku menangis luka
          inilah irama dan gelombang dunia
          terakam dalam barisan dosa
          bersihkan titik noda
          buangkan keruhan yang melanda
          campakkan kehitaman tanda
          dalam satu sujud yang lama....

          -adz 10.37am

          Tuesday, 29 November 2011



          Entah kenapa tiba-tiba ada satu perasaan menular di jiwa. Ingin sekali aku menggarap sebuah luahan. Mungkin tumpahannya kelak menyejukkan diri seadanya namun apakah pasti ianya terjadi? Entah kenapa jua hati ini sering berkata-kata. Bukan kerana marah dan rasanya bukan jua kerana dendam cuma.....apa ya ingin aku nyatakan di sini? Oh ya, cuma ini caraku yang asli. Ragam perasaan yang sering ku ikuti. Satu bingkisan dari hati.

          Goresan Tinta.

          Tarian mata pena mencatat seribu makna

          hamparan kertas putih cuma terpana

          cuma goresan sebuah luka.

          Ombak tulisan terhampar kesepian

          terdampar lelah di lautan helaian

          apakah ada yang terkilan kata

          dek luahan dan makna setitik warna cinta.

          Corak-corak menari riang

          pantas tuntas di kanvas usang

          tirai kehidupan berlabuh tenang

          menamatkan pengakhiran satu pentas wayang.

          Mainan seadanya pasti membara

          gayutan perasaan terus nyata

          apakah ini sebenarnya nada?

          adakah ini noktah irama?

          Berlalunya goresan tinta

          menepis tohmahan segala

          teratak bonda menggamit rasa

          menumpang diri menguak minda

          menitip salam menyulam bahasa

          padamkan amarah hindarkan alpa

          sentapkan rindu kilasan jiwa

          layarkan tinta utuhkan bangsa!

          -adz